Kamis, 22 Desember 2016

#CeritaBelanjaLazada - Jaminan kepuasan pelanggan lazada. Benarkah atau hanya bohong belaka?


Akhir tahun 2016 adalah bulan yang paling di tunggu oleh banyak orang khususnya saya sendiri karena pada bulan desember akan banyak diskon yang bertebaran dimana-mana. Ya salah satunya diskon di e-commerce seperti lazada. Saat ini saya memang fokus membahas lazada karena lazada memiliki jaminan perlindungan konsumen.

Ala hasil, di harbolnas 2016 saya langsung membuka situs lazada dan melakukan transaksi, beli mulai dari produk perlatan rumah tangga, aksesoris elektronik, barang elektronik, fashion dan sebagainya. Awalnya sih semua berjalan dengan lancar barang dating satu persatu.

Tetapi, dua barang yang bermasalah yaitu barangnya rusak, oleh karenanya tadi (22 desember 2016) saya melakukan return ke lazada dengan harapan bahwa barang dapat diganti dengan yang baru. Satu hal yang paling mengecewakan adalah salah satu seller lazada yang tidak menyediakan COD yaitu RZ Shop. Saya memesan 2 buah tas dan membayarnya melalui indomaret, beberapa hari kemudian barang telah dikirim dan sampai pada tempat tujuan di Makassar tetapi setelah di buka barang cuma ada satu tas. Mengecewakan bukan apalagi sudah di bayar.

Kemudian saya mendatagi kantor jne untuk mengkomfirmsi mengenai kekukurangan barang,  setelah bertemu dengan kurir yang mengantar barang kemudian di cek di sistem jne sendiri dan ternyata hanya ada satu barang yang dikirim oleh pihak RZ Shop salah satu seller lazada.

Saya sudah menghubung costumer service lazada tetapi mereka hanya mengatakan akan menindak lanjuti tampa ada kepastian dan parah nya ada email dari lazada mengenai follow up dari keluhan saya dan email tersebut mengatakan kalau barang telah di terima. Sekali lagi saya sampaikan bahwa barang memang telah di terima tetapi barangya yang di pesan ada dua dan yang di terima hanya ada satu.

Saya juga mencoba meminta kontak RZ Shop yang bisa di hubungi di lazada tetapi lazada hanya meminta email saya setelah saya memberitahukan alamat email saya jawaban yang di peroleh malah saya tidak bias di beri kontak RZ Shop. Lantas dimana jaminan perlindungan pelanggang lazada?

UPDATE:
selang beberapa hari kemudian ada konfirmasi email dari lazada ternyata pihak RZ Shop sendiri mengirim barang dengan 2 resi jne tetapi di lazada hanya ada satu resi dan setelah ngecek resi yang dimaksud ternyata kekurangan barang sudah lama tiba di makassar bersamaan dengan barang yang telah saya terima hanya saja pihak jne yang ngeh tidak ada waktu mengantar barang, padahal seandainya pihak jne mengantar barang yang di maksud bersamaan maka kesalahpahaman yang seperti ini tidak akan muncul. Kekurangan barang pun  di terima tanggal 24 desember 2016 dan untuk dua barang yang di kembalikan di lazada tanggal 3 januari 2017 pengembalian dana barang dan ongkos kirim sudah di terima via bank, pengembalian dana di lakukan karena stok barang yang di kembalikan sudah tidak tersedia dan tepat pada tanggal 06 januari 2017 sesuai janji lazada satu dari dua barang yang di kembalikan telah tiba dan alhamdulillah barang pengganti datang dalam keadaan yang baik.

Berdasarkan pengalaman belanja di lazada ternyata jaminan kepuasan belanja lazada memang benar adanya dan ini membuat saya semakin tertarik belanja di lazada hanya saja sekarang makassar sudah kena ongkos kirim jadi agak merepotkan juga, untung saja ada voucher yang senantiasa bisa digunakan untuk berbelanja untuk meminimalisir ongkor kirim yang di bebankan.

#CeritaBelanjaLazada #TerimaKasihLazada

Kamis, 03 November 2016

Cara menerima pembayaran dan melakukan pembayaran melalui internet

Assalamu alaikum wr.wb. Hari ini saya ingin berbagi informasi seputar bagaimana cara melakukan transaksi dalam dan luar negeri khususnya buat para blogger dan kalian semua yang membutuhkan. Saat ini metode pembayaran  paling gak asing di telinga adalah memakai akun Paypal tapi kali ini saya tidak akan membahas tentang Paypal melainkan Payoneer. Apakah kalian pernah mendengar yang satu ini?

Jadi, dikutip dari bloggerlamongan.com Payoneer adalah sebuah jasa pembayaran internet (internet payment) yang memudahkan kita dalam melakukan pembayaran serta menerima dana secara online. Jika Anda sudah mengenal PayPal, maka secara umum Payoneer memiliki sisi kesamaan dengan PayPal .


Sebenarnya cara pendaftaran akun Payoneer sangat mudah kalian hanya tinggal mengikuti langkah-langkah dan instruksi yang di berikan jadi saya tidak akan panjang lebar untuk menjelaskannya disini karena saya yakin kalian itu tidak gaptek. Untuk pembuatan akun selain sangat mudah, aplikasi kalian akan di proses hanya selama 3 hari dan jika disetujui maka selamat anda telah memiliki akun payoneer dan selamat bertransaksi. Anda akan dengan mudah menerima pembayaran melalui internet dan akan dengan mudah melakukan pembayaran melalui internet. Untuk lebih jelasnya dan jika kalian tertarik untuk mendaftar silahkan klik tautan di bawah. Semoga bermanfaat, Terima kasih.

Kamis, 20 Oktober 2016

Berdoa Itu Harus Ikhlas

Apakah kalian pernah berpikir bahwa doa kalian tidak di kabulkan padahal anda sudah berdoa dengan sungguh-sungguh? Jika iya, hal yang sama juga pernah saya rasakan. Dulu, ketika saya bersungguh-sungguh berdoa kepada-Nya tetapi doa tersebut tak terkabulkan saya tak menyadari bahwa sesungguhnya doa saya tidak di kabulkan adalah hal yang terbaik untuk saya, hingga seiring dengan berjalannya waktu saya mulai menyadari bahwa sesungguhnya Allah telah merencanakan yang terbaik untuk kita. Seandainya saat itu saya tetap ngotot dan memaksakan diri maka mungkin di kemudian hari saya tak sanggup menjalaninya. Karena sesunggunya doa yang telah kita panjatkan dengan sepenuh hati bukannya tak terkabul melainkan hanya tertunda. Jadi berdoalah kepada Allah karena hanya kepada-Nya lah kita memohon. Berdoalah dengan ikhlas karena Allah memiliki cara tersendiri untuk mengabulkan doa kita, dan tanpa disadari doa-doa yang dulu pernah di panjatkan telah terkabulkan secara perlahan. Itu adalah salah satu bentuk kecintaan Allah kepada kita, maka dari itu kita harus senantiasa mengingat-Nya dan bersyukur atas semua rezeki yang diberikan kepada kita, yang senantiasa kita nikmati tanpa kita sadari. Tapi pertanyannya apakah kita senantiasa bersyukur kepadanya? Jika belum, ayo deh, kita membenahi diri masing-masing. Kemarin, saya mengikuti salah satu perkuliahan di kampus dan dosen waktu itu menyampaikan salah satu firman Allah yang begitu menyentuh hati yang terdapat dalam surah Al-Baqarah ayat 152 "Remember Me, I will remember you". Subhanallah, saat beliau menyampaikan makna dari ayat itu maka tak terasa air ini mata menetes. Begitu besar kecintaan Allah terhadap kita tetapi kita senantiasa mengabaikannya. Apalagi kurangnya Allah? Maka jangan pernah mendustakannya dan mari kita membenahi diri kita, mencari makna akan tugas kita sebagai khalifa di muka bumi. Semoga kita akan menjadi pribadi yang lebih baik. Amin.


Terima kasih ibunda Hasnawati Latief atas kuliahnya yang begitu menginspirasi. Semoga kelak aku bisa seperti ibunda.

Sabtu, 10 Januari 2015

Berdoalah, Niscaya Allah Akan Mengabulkan

Sekedar refleksi mengenai doa. entah kenapa saya tertarik untuk mengankat topik ini dan sudah beberapa hari terakhir banyak mengkaji menganai mukjizat doa. mungkin karena fikiran sudah mulai sadar. Jadi dibawah ini adalah beberapa hal yang harus kita ketahui tentang doa itu sendiri dan saya harap semoga ini bisa bermanfaat bukan hanya untuk diriki tetapi juga untuk orang lain khusunya kalian yang sedang membaca post ini.

-------------

Manusia yang hanya berdoa tampa usaha adalah manusia yang bodoh, saya mengatakan hal demikian bukan tampa alasan. Allah  menyatakan didalam Al-Quran bahwa Dia tidak akan merubah nasib seseorang  kecuali orang itu yang merubahnya sendiri. Sementara itu, orang orang yang hanya berusaha tampa berdoa dan beribadah kepada Allah adalah orang yang sombong. Orang yang seperti ini sangat percaya diri bahwa dia mampu mencapai tujuannya, mewujudkan keinginannya tampa pertolongan dari Allah.

Jika kalian sering berdoa dan melakukan usaha terbaik anda tapi hasil yang didapatkan tidak sesuai yang diharapkan maka akan muncul sebuah pertanyaan “kenapa terkadang doa kita tidak dikabulkan? Apakah Tuhan tuli sehingga tidak mendengar ucapan hambanya yang sedang butuh pertolongan? Apakah Tuhan tidak saying kepada kita? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut janganlah terburu-buru menyalahkan Allah, sementara kita tidak pernah memperhatikan dan bertanya kepada diri kita , apa yang telah kita lakukan selama ini. Bagaimana perbuatanku selama ini? Bagaimana cara berdoa kita? Apakah kita berdoa dengan ikhlas dan dengan penuh kekhusuan? Bagaimana ibadah kita? Jika kita merasa ibadah dan perbuatan kita selama ini sudah baik, dan doa selalu di panjatkan, tetapi belum di kabulkan juga, bukan berarti doa kita tidak di kabulkan.  Yakinlah doa kita pasti dikabulkan tetapi tidak pada waktu itu melainkan pada masa yang akan datang.

Demikian mengapa ‘Umar bin Khaththab r.a. mengatakan :
“Demi Allah, aku tidak terlalu peduli dengan hasil atau jawaban dari doaku, karena itu ada di tangan Zat Yang Maha Kuasa. Yang aku pikirkan dan senantiasa harapkan adalah  kesempatan untuk bisa selalu berdoa , karena jika aku telah di beri taufik untuk berdoa, maka jawaban itu pasti adanya (entah itu sesuai harapan atau tidak, karena boleh jadi apa yang kita harapkan belum tentu baik bagi kita. Allah-lah Yang Maha Mengetahui, jawaban apa yang terbaik bagi seorang hambahnya).”
Jadi jangan pernah meremehkan kekuatan dari doa kenapa saya mengatakan demikian karena janji Allah akan doa sangat banyak di dalam Al-Qur’an.
…..

Senin, 13 Januari 2014

Akan jadi apa aku di masa depan?

Kelas VII SMA adalah masa dimana  saya harus menentukan masa depan dengan pilihan program kuliah di universitas, ini benar-benar masa yang sulit dan mungkin sangat sulit bagi saya karena langkah yang akan aku ambil adalah penentu masa depanku. Saya harus benar-benar mempertimbangkan semua ini dengan matang karena  saya tidak ingin salah langkah. Sejak saya duduk di bangku kelas tiga SMA saya sudah mulai di ganggu dengan fikiran-fikiran  tentang ‘Akan jadi apa aku di masa depan?’.

Sekilas mengenai saya .

Nama saya adalah Ahmad Rijal saya terlahir sebagai anak laki-laki dan sebagai putra bungsu yang lahir dari keluarga yang sederhana. Tapi dengan kesederhanaan itulah saya bisa merasakan indahnya kasih sayang keluarga yang tak semua orang bisa mendapatkannya. Dan saya sangat bersyukur akan hal itu.

Sekarang adalah bulan januari 2014 berarti ujian sudah di depan mata dan sampai saat ini saya masih pusing memikirkan nasib saya. Sebenarnya saya memiliki cita –cita seperti kebanyakan orang yang jiuga memiliki impian dan cita-cita. Ya, cita-cita saya adalah menjadi seorang dokter saya mulai bercita-cita untuk menjadi seorang dokter  saat saya pertama kali mengenal arti dari cita-cita itu. Mungkin banyak bernasib seperti saya yang bercita-cita untuk menjadi seorang dokter tapi dengan latar belakang ekonomi yang kurang mampu.

Suatu hari saya kerumah nenek (ibu dari bapak ) dan untuk pertama kalinya saya di Tanya oleh keluarga saya tentang jurusan yang akan saya ambil saat kuliah nanti spontan saya jawab “DOKTER” dengan penuh semangat, tak lama kemudian om saya langsung membuat saya down dengan kata-kata yang pedas dan beberapa hinaan pula yang sempat terucap dari mulutnya saat itu pula saya tak dapat berkata-kata apalagi hanya bisa tertunduk bak  bak padi disawah yang semakin berisi di tengah-tengah keluarga besar dari bapak . tapi hal itu tidak membuat saya putus asa karena kata-kata dari guru di sekolah yaitu Pak Wahid selalu mencul dan menjadi penyemangat untukku. Salah satu kalimat yang paling saya ingat yaitu “Keyakinan yang utuh akan mengalahkan segalanya”ini adalah motto hidup beliau yang sekaligus menjadi kalimat yang 
sangat luar biasa untukku karena saya yakin apa yang saya perjuangkan selama ini tidak akan sia-sia .

Beberapa bulan setelah kejadian itu tepatnya 13 Januari 2013 saya mendapat cobaan yang berat lagi, sebuah badai yang datang dengan tiba-tiba menghantamku, badai itu dating dari keluargaku. Tak ada satupun dari mereka yang menyetujui cita-citaku, mereka seolah tak mengerti dengan apa saya impikan. Dahulu kakak selalu bilang “Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit” awalnya memang saya ragu untuk bercita-cita setinggi langit karena takut terjatuh saat hendak mencapainya dan memang saat saya terbang tinggi hendak mencapai cita-citaku saya terjatuh terjatuh karena di jatuhkan oleh keluarga sendiri, tak ada yang memberikan dukungan , tak ada yang senantiasa menyemangati semua sirna dengan satu alasan.

Nak, sadarlah kamu tidak mungkin meraih cita-citamu , kamu harus lihat kenyataan siapa dirimu itu, kita tidak punya apa-apa taknpunya modal, tak punya tanah untuk di jual  untuk membiayai kuliahmu. Jangankan untuk menjadi seorang dokter, untuk jurusan yang lain saja kami belum tentu bisa membiayaimu.kamu tau sendiri kebutuhan sehari-hari serba pas-pasan.
Secara otak memang kamu mampu tapi secara EKONOMI tak ada yang bisa di harapkan sekarang kamu tahu sendiri yang menanggung semua biaya pendidikanmu adalah kakakmu yang juga mempunyai tanggungan lain seperti anak-anaknya, sedangkan saya sudah tidak mampu berkerja lagi”

Kata-kata yang muncul dari mulut mereka langsung membuatku bisu hanya air mata yang mengalir setelah mendengar semua itu. Sangat berat rasanya tapi ini bukan akhir dari segalanya. Aku mencoba mencari beasiswa tapi itu tak semudah dengan membalikkan telapak tangan bahkan dari pertama aku mengenal dunia pendidikan aku tak perna merasakan indahnya beasiswa itu…

Hidupku di alam nyata
Tapi mimpi dan hayalku
Mereka menari terlalu indah
Mereka memberiku semangat
Dan kekuatan untuk menggapainya
Salahka jika berharapa hayalku adalah nyataku?
Salahkah jika aku berharap impianku adalah kehidupanku?
Meski aku memiliki keyakinan
Tapi aku tak berdaya
Tatapku kosong ratapku hampa
Kadang aku bertanya,  benarkah kebahagiaan itu benar adanya?
Atau hanya hayal pecundang belaka?
Kusapu perih linangan ini
Perih terada bahagia tiada ada
Jangan biarkan harapku sirna
Dan mimpiku hanya sebatas angan-angan
Jangan biarkan aku  menghilang binasa
Antara ada dan tiada
Sepertinya asalku  telah pergi entah kemana
Kusambut pagi bergantilah waktu
Perapian embun seakan tak henti mengejekku
Mungkin sapa hati sudah tak tentu
Menguji salah satu diantara yang beribu
Tapi, aku yakin Tuhan punya jalan yang indah untuk semua ini
Dan keyakinanku akan senatiasa terjaga  dengan utuh
Menunggu kebahagiaan itu dating memelukku

Sambil meratapi nasibku ini akutampa sadarmendengar  alunan lagu Laskar Pelangi yang kembali membangkitkan semangatku yang nyaris pupus, aku baru sadar kalau ternya bangsa indonesia sudah merdeka tetetapi pada kenyataannya rakyatnya belum seutuhnya merasakan manisnya kebahagiaan dan kemerdekaan yang  seutuhnya, masih banyak putra-putri bangsa yang pasrah terinjak injak zaman , masih banyak dari mereka yang menjadi korban ekonomi, saat rakyat menderita justru para pejabat dan petinggi Negara bersenang-senang. Saat PEMILU mereka melontarkan janji-janji manisnya tapi pada saat rakyat menjerit butuh makan  kemana mereka semua? Pada saat rakyat butuh biaya untuk pendidikaan anak-anak mereka, kemana mereka semua para petinggi Negara? Kemana jani-janji manis itu semua? Atau hanya ucapan yang melintas begitu saja? Mungkin saya terlalu banyak mengeluh tapi seperti itulah adanya. Seperti itulah negeri kita pembedohan dimana-mana, korupsi semakin marak tampa ada rasa bersalah dan rasa kasihan terhadapat mereka yang membutuhkan semua demi kepentingan semata.

Terlalu banyak problema  yang harus di hadapi, saya tak bisa mengeluh terlalu banyak tapi saya senantiasa harus berusa merubah kehidupanku ini.

Yakin + Percaya Diri + Berusaha + Berdoa =Insya Allah , Allah SWT akan memberikan yang terbaik untuk hambanya.

Tuhan berikanlah aku kesabaran, berikanlah aku kekuatan dalam menjalani semua ini, jadikan lah aku menjadi menjadi salah seorang diantara mereka yang menerima keajaiban darimu.”


Akankah cita-cita, impian , dan harapanku menjadi seubuah kenyataan di kehidupan yang lebih indah?